Sabtu, 20 Mei 2017

Cegah Penimbunan, DPRD Dukung Polri Bentuk Satgas Pangan






KORANJATIM.COM , SURABAYA –Komisi B DPRD Jatim mendukung penuh dibentuknya satgas pangan oleh pihak kepolisian. Harapannya, satgas ini mampu mencegah adanya permainan harga bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul fitri 2017.
"Jangan sampai ada permainan harga untuk kebutuhan bahan pokok di Jatim. Jangan sampai ada penimbunan di tingkat distributor yang tentunya akan menimbulkan gejolak di masyarakat,” ungkap Anggota Komisi B DPRD Jatim, Mochamad Alimin, di Surabaya, Selasa (16/5/2017).
Menurut politisi asal Partai Golkar ini, pihaknya juga mendukung adanya proses pidana bagi penimbun bahan pokok jika ditemukan oleh satgas pangan bentukan polri tersebut.
”Jelas harus ada proses pidana karena penimbunan akan mengganggu roda perekonomian dan menimbulkan gejolak di pasar,” jelasnya.
Mochamad Alimin menambahkan pihaknya juga mengapresiasi atas ungkap kasus pabrik merica palsu oleh satgas pangan Polrestabes Surabaya. ”Ini sangat bahaya sekali sampai beredar di masyarakat. Sudah selayaknya tersangka dihukum berat,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satgas Pangan Polrestabes Surabaya menangkap pelaku pengoplosan bubuk merica di kawasan Ploso Timur Surabaya, Minggu (14/5). Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka bernama Junaidi (44) warga Ploso Timur.
Modus tersangka dalam menjalankan aksinya yaitu mengoplos biji merica yang dihaluskan dengan nasi karak yang sudah dihaluskan.
”Lalu tersangka mengemasnya dalam kemasan plastik dengan diberi merek cap Dua Lombok,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.
Tersangka, kata Shinto dalam menjalankan aksinya mempekerjakan empat karyawan yang merupakan saudara sendiri dari tersangka. ”Tersangka sudah 10 tahun menjalankan aksi dan dalam satu hari tersangka bisa memproduksi 30 Kg atau 2,5 ton dalam satu bulan dengan keuntungan per bulan Rp 20 juta,” jelasnya.(*)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About