Selasa, 26 September 2017

Membangun kemandirian generus yang berbudi luhur dan paham agama


KORANJATIM.COM :Membangun kemandirian generus yang berbudi luhur dan paham agama

Waktu dan uang

Bicara waktu dan uang seperti berbicara tentang akhirat dan dunia fana.
Ditinjau dari sudut pandang dunia dan kebutuhan hidup berlaku slogan time is money.
Rugi membuang waktu dan peluang dapat untung tidak diambil/ tidak bisa dimanfaatkan.
Namun dipandang dari sudut Agama Islam Firman Alloh dalam Al Quran :
1.Demi masa( waktu)
2. Sesungguhnya manusia itu benar benar dalam kerugian.
3. Kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
( Q.S Al- Ashr ).
Kemudian bagaimana kita menyikapi nya ?
Maka dari itu bagi kita orang yang beriman mengambil keduanya mencari akhirat dg.gas pol juga mencari uang dengan cara kerja keras dan benar.
Sebagai anggota DPRD tentu ini tugas mulia ,karena dipercaya rakyat banyak untuk meningkatkan kesejahteraan nya.
Anggota DPRD adalah pemimpin.Maka harus berperilaku baik dan uang jangan menjadi tuan
.Jangan lupa berbuat baik ,karena uang, dan kerja keras untuk kepentingan orang banyak.
Kerja keras mengandung pengertian sungguh sungguh dengan berilmu ( nenggunakan kecerdasan) , menggunakan cara yang baik sesuai syariat Islam, halal, toyyiban.
___ Dengan memanfaatkan waktu untuk niat ibadah/  karena Alloh kita kejar urusan akhirat .Urusan dunia  pengrtiannya bisa ditunda.___///
Beralih urusan dunia dan rakyat.
*Kelapa* :
___Kelapa adalah pohon rakyat ,sarana dagang dan jual beli yang diberikan Alloh pada manusia.__// Ya harus dimanfaatkan dengan baik.Namun tidak demikian yang terjadi di negeri kita sebagian besar. Banyak yang tak peduli dengan agroindustri kelapa.Negeri kita kalah dengan Thailand ,yang bibitnya dari Indonesia ( kelapa genjah pandan wangi ).
Maka penulis tidak tinggal diam.Belajar pada ahlinya kelapa dunia, yaitu Prof.Wisnu Gardjito.
___/// Proses belajar sampai bisa memproduksi sudah kita peroleh dengan *Waktu*.
__/// Nah sekarang ini saatnya  *Pengamalan*.
Kita bisa memproduksi olahan kelapa dengan cara :
1).Home industri
     Membuat sesuai kemampuan dana kelompok kecil.
Nanti hasilnya dibuat standarisasi melalui Bimbingan The Improvement Institute TGCI.
Pasarnya terpadu diurus oleh CV.Sumber Rejeki dan PT.yang akan kita dirikan. Tentu siapapun boleh ikut.
2). Pendirian Pabrik skala menengah  dan  besar, tergantung unit olahan kelapanya.
___/// Ini semua harus terkelola denga sistem Keiretsu ,terpadu dan profesional religius.
Mengapa ?
__// Suatu pabrik tidak cukup dikerjakan oleh orang  profesional saja.Justru yang penting ialah pekerja yang moral mentalnya baik.Itu yang dimaksud religius.
__/// Maka siapa lagi kalau bukan para wakil rakyat, yang harus menggerakkan.
___/// Ayo waktu adalah uang.
Salam hangat dari penulis dan pendukung bpk.Drs.H.Mohamad Alimin,MM
Share:

Senin, 18 September 2017

PENDIDIKAN KARAKTER

Membangun generasi muda yang berakhlaq mulia dan paham agama.

Politik Dagang dan Industri

KORANJATIM.COM : Pemerintah Indonesia sejak Orde Baru sampai orde Reformasi ini masih tergantung oleh negara negara lain dalam hal perindustrian pengolahan sumberdaya alam.
Demikian pula produk produk industri agro dan perdagangan masih didominasi dari luar negeri.
Padahal lompatan pada zaman orde baru oleh Prof. Habibi sudah mampu membuat pesawat terbang.
Namun sampai hari ini sepeda motor yang sangat dibutuhkan rakyat banyak tidak *mau membuat* sendiri apalagi *mobil murah*/ mobil listrik.
Mengapa. ?

Inilah politik , ini ranah para pemimpin di negeri ini.Yang menurut penulis banyak  kemunduran kapasitas dan yang pro rakyat banyak.
Padahal acuan pola pikir dan hukum untuk mengatur negeri ini sudah jelas.
Untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa , dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi, dan keadilan sosial ,maka disusunlah Kemerdekaan  Indonesia itu dalam suatu Undang Undang Dasar Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila.
Pasal 33 UUD tahun 1945 ayat (1) :
Perekonomian dususun sebagai usaha bersama berdasar asas ke keluarga an.
Apa artinya ? Ada gotong royong dalam ekonomi dan perkoperasian seharusnya merupakan prioritas.Bukan model kapitalis.
Ayat ( 3). :
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya di kuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar - besarnya kemakmuran rakyat.
Dst.
Bagaimana dengan air yang diminum ? Bangsa kita beli air aqua dari sumber alam kita sendiri kepada orang Perancis.
Bagaimana dengan *kelapa* ? Apakah juga akan di kuasai bangsa lain ?

Ayo lah kita ikut berpikir untuk bangsa kita.Jangan berpikir sempit untuk *diri sendiri* .
Jadilah politikus yang memperjuangkan keadilan dan kemakmuran rakyat.
Berjuang untuk menjadikan agroindustri kelapa dan yang lainya untuk kepentingan takyat.
Zaman uang seret begini sudah seharusnya politikus mengambil keputusan keputusan di bidang ekonomi yang pro rakyat.
Olahan kelapa yang banyak bisa menjadikan meningkatnya pendapatan rakyat dan daya saing bangsa , ayo di fasilitasi agar menjadi komoditi unggulan.

Drs. Imam Mahmud , MBA, M.Pd, M. Hum.
Penulis adalah penanam kelapa genjah terbanyak di Kabupaten Tulungagung, dan pembina generasi muda.
Share:

Minggu, 17 September 2017

DPRD Jatim Himbau Masyarakat Waspada Peredaran Wortel Asal China

KORANJATIM.COM , Surabaya – DPRD Jatim  memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai adanya wortel impor dari China. Pasalnya, kualitas wortel tersebut belum teruji untuk layak dikonsumsi atau tidak.



Anggota Komisi B DPRD Jatim, Mohammad Alimin mengatakan pengawasan perlu dilakukan mengingat saat ini beberapa komoditi yang ada selalu bersaing dengan komoditi impor.

“Pengawasan ekstra ketat karena bagaimanapun nantinya bisa menganggu perekonomian petani wortel di Jatim. Meski tak seberapa, namun hal tersebut bisa mengganggu perekonomian,” lanjut politisi asal Partai Golkar ini saat ditemui di kantornya, Rabu (16/9).

Diungkapkan oleh Mohammad Alimin, pihaknya berharap kepada aparat kepolisian juga menyiapkan jeratan pidana bagi pelaku-pelaku yang dapat mengganggu perekonomian di Jatim.”Silahkan dihukum berat kami akan mendukung sekali,” tandasnya.

Sekedar diketahui,tim gabungan Mabes Polri menggerebek sebuah gudang wortel import yang berlokasi di pusat Pergudangan Romokalisasi Blok D No.28 Surabaya, Senin (21/8). Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka berinisial NG (45)  yang tinggal di Surabaya.

NG sendiri mengembangkan wortel China tersebut dan dibudidayakan di dataran tinggi Dieng,Jawa Tengah. Kabarnya, wortel tersebut mengandung zat berbahaya dan bisa mempengaruhi perkembangan mental anak dan rencananya akan dijual di Jatim.

Share:

PENDIDIKAN KARAKTER

KORANJATIM.COM, Tulungagung: Membangun kemandirian generasi muda yang berakhlaq mulia dan paham agama.

Ayo bekerja di Agroindustri kelapa

Pohon kelapa di negeri kita termasuk tanaman andalan yang di butuh kan bagi manusia sejagat.Seperti tanaman pangan lainnya yaitu padi, kopi, kedelai,

Dibandingkan negara lain kelapa Indonesia warietasnya lebih banyak dan unggul.
Kelapa adalah tanaman yang tahan terhadap lingkungan asin dan senang terhadap Sinar matahari secara langsung.Dan tumbuh pada daeeah yang curah hujan tinggi.Maka di Eropa, Amerika ,atau daerah 4 musim tidak tumbuh.Ini barokah Sang Khalik.

Cocos nucifera ( kelapa ), diolah bisa menjadi ribuan produk bermanfaat.
Ayo kita adakan gerakan menanam kelapa.Kelapa genjah unggulan Nasional antara lain adalah : 1). Genjah Entog yang di sebar tahun 2006 dan th 2017 untuk varitas Kebumen.
2). Kelapa Genjah Kuning , dari Bali, dari Jawa., Nias ,
3). Kelapa Genjah Salak, dari Kalsel th.2006
 diluncurkan sebagai bibit unggul Nasional.
4). Kelapa genjah Hijau , Puyuh du Jawa Timur banyak unggulan lokal.

Tanam sekarang , kita petik 2-3 tahun kemudian.
Pohon kelapa genjah ini mampu produktif sampai umur 50 tahun.

Jadi kita tanam hari ini , buahnya dipanen selama 47 tahun dan panennya setiap bulan.

Bagaimana ?

Tiap satu hektar ( 1 ha) tanah bisa ditanami 300 pohon.

Biaya nya sekitar 40 juta-80 jt.per ha.


Panennya dijual dalam bentuk gula kelapa per ha = 60 jt - 100 jt .
Dan itu menjadi penghasilan bulanan selama 47 tahun.

Siapa ingin ? Ayo tanam.
Salam hangat dari gubernur kelapa jatim
Share:

Jumat, 15 September 2017

DPRD Jatim Dorong Dibentuknya Kawasan Ekonomi Industri

KORANJATIM.COM, Surabaya: Untuk mendongkrak pendapatan masyarakat di beberapa daerah di Jatim, anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mendorong agar Pemprov Jatim membuat  kawasan ekonomi industri dimana untuk pembuatannya disesuaikan dengan kondisi masing-masing SDA  danSDM daerah tersebut.


” Kawasan ekonomi Industri ini diharapkan bisa menghidupkan perekonomian masyarakat daerah. Misalnya di daerah Mojokerto dan Jombang tersebut ada potensi dikembangkan wilayahnya untuk industri. Disana nanti bisa saja tenaga kerjanya diambilkan dari tenaga lokal disana. Tentunya ini akan menghidupkan perekonomian di daerah tersebut.Hal ini perlu dikembangkan terus,”ungkap politisi asal Partai Golkar ini saat ditemui di Surabaya, Kamis (14/9).


Mohammad Alimin mengatakan dengan adanya kawasan ekonomi industri tersebut, dirinya yakin akan ada pemerataan kesejahteraan di masing-masing daerah.


”Nanti sebelumnya dikelompokkan atau dipetakan dengan beberapa tipe,lalu dibangun kawasan tersebut. Nantinya jika ada daerah yang wilayahnya tak bisa dibuat kawasan ekonomi industri,bisa mengikuti daerah terdekat dengan memanfaatkan SDA dan SDM di masing-masing daerah tersebut,”jelasnya.


Mohammad Alimin menambahkan pihaknya berharap Pemprov mampu mewujudkan kawasan ekonomi industri tersebut.”Gubernur sering keluar negeri untuk promosikan Jatim dengan mencari investor. Tentunya untuk menarik investor dari luar negeri tersebut bisa tercapai kalau sudah ada kawasan tersebut,”tutupnya. (Yudhie)
Share:

Selasa, 05 September 2017

Jatim Kebanjiran Buah Asal Tiongkok


Jatim Kebanjiran Buah Asal Tiongkok,DPRD Jatim Keluarkan Warning


KORANJATIM.COM, Surabaya: Maraknya buah Tiongkok yang membanjiri Jatim mengundang keprihatinan Komisi B DPRD Jatim. Pasalnya, upaya gubernur Jatim dengan membuat larangan masuknya produk holtikultura  dengan menerbitkan pergub Nomor 22 tahun 2012 tentang pengendalian produk dan pemberdayaan usaha Hortikultura akan sia-sia.


”Kami mempertanyakan komitmen pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk pengendalian hortikultura  untuk menegakkanm  pergub tersebut kenapa hal tersebut bisa masuk ke Jatim,”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (5/9).


Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan segera memanggil leading sektor untuk pengendalian buah Tiongkok yang masuk ke Jatim.”Kami akan minta penjelasan kepada mereka dan akan kami cek kecukupan akan kebutuhan buah-buahan di Jatim,”lanjutnya.


Diungkapkan juga oleh Mohammad Alimin, pihaknya berharap jangan sampai buah-buahan lokal asli Jatim kalah dengan buah Tiongkok yang masuk di Jatim.”Harus ada perlindungan dari Pemprov jangan sampai buah lokal asal Jatim jadi bulan-bulanan dan kalah bersaing dengan buah import,”jelasnya.


Sekedar diketahui, lemahnya pengawasan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, membuat Jatim kebanjiran buah import, terutama asal Tiongkok. Rata-rata buah import yang masuk ke Jatim asal Tiongkok tersebut antara lain Jeruk Mandarin dengan nilai 22,9 juta dollar AS, apel dengan nilai 11,1 juta dolar AS,Pir dengan nilai 14,1 juta dolar AS, jeruk dengan nilai 575 ribu dollar AS dan anggur senilai 515 ribu dolar AS. (Yudhie)
Share:

Jumat, 01 September 2017

Apresiasi Sister Province Jatim –Thailand

Komisi B DPRD Jatim Apresiasi Sister Province Jatim-Thailand




KORANJATIM.COM, Surabaya: Komisi B DPRD Jatim mendukung upaya Pemprov Jatim yang menggarap gagasan sister Province Jatim-Thailand.

 Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan hubungan sister province ini bisa dilakukan antara Jatim dengan salah satu provinsi yang dimiliki Thailand dengan karakter yang sama. Provinsi yang diinginkan kerjasama dengan Jatim adalah memiliki kesamaan ditopang oleh berbasis industri, perdagangan, dan pertanian.

 Untuk realisasi gagasan awal tersebut, politisi asal Partai Golkar ini mengatakan dengan realisasi pembangunan pabrik kelapa di Jatim.

 ” Dari data yang dimiliki Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jatim, kelapa menjadi salah satu komoditas yang cukup banyak diekspor ke Thailand,”terangnya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (1/9).

 Ditambahkan oleh Mohammad Alimin,untuk menarik investasi Thailand, Pemprov Jatim memberikan garansi empat hal yaitu perizinan yang sangat transparan, persiapan tanah industrial estate seluas 27 ribu hektar di Jatim, surplus power plan energi di Jatim.(Yudhie)
Share:

About