Jumat, 23 Februari 2018

Pendampingan terhadap pelaku usaha mikro


H. MOCH. ALIMIN, S.Sos, M.M ANGGOTA DPRD JATIM FRAKSI PARTAI GOLKAR DAERAH PEMILIHAN VI (KOTA-KAB BLITAR, KOTA-KAB KEDIRI DAN KAB TUKUNGAGUNG)


KORANJATIM.COM  :
PENDAMPINGAN TERHADAP PELAKU USAHA MIKRO MENJADI SEBUAH KEHARUSAN
Negara harus hadir untuk ikut memperdayakan perekonomian masyarakat. Melalui pemerintahan daerah baik Propinsi maupun Kota-Kabupaten, negara melalui program yabg dibuat harus bisa membuat masyarakatnya semakin berdaya khusunya dalam perekonomian mereka.


"Saat ini sudah banyak UMKM yang berdiri sebagai salah satu usaha masyarakat untuk kemandiriannya dalam perekomonian. Namun keberadaan UMKM itu masih banyak yang jalan ditempat. Disinilah negara harus hadir," ujar H. Moch. Alimin, S,sos, M.M. Anggota DPRD Jatim Fraksi Golkar yang berangkat dari daerah pemilihan VI (Kota-Kabupaten Blitar, Kota-Kab Kediri san Kabupaten Tulungagung)


Menurut Alimin, saat ini kesadaran masyarakat untuk melakukan usaha sendiri maupun berkelompok dalam rangka meningkatkan perekonomian mereka menuju perbaikan perekonomian keluarga sudah banyak bermunculan.


Kesadaran ini, lanjut Alimin, yang perlu diapreaiasi oleh pemerintah propinai jatim dan pwmerintan kota-kabupaten khususnya daerah pemilihan VI untuk segera melakukan pendampingan kepada mereka.


"Potensi yang sudah ada dan dikeluarkan dalam bentuk usaha perseorangan ataupun kelompok segera dilakukan pendampingan secara menyeluruh. Sehingga usaha yang mereka bangun tidak jalan ditempat dan berkembangnya lamban," jelasnya.


Untuk itu kata anggota Komisi B  DPRD Jatim ini, pendampingan untuk peningkatan SDM oleh pemerintaah harus dilakukan. Peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pelatihan pelatihan pengelolahan usaha secara profesonal sampai persoalan pemasaran harus diberikan.


"Contoh di Tulungagung dgn melimpahnya hasil budidaya ikan tawar, ikan gurami, ikan lele, ikan patin, ikan nila. Kalau tidak dilakukan pendampingan, yang terjadi hasil panen mereka akan mubazir sebab tidak ada nilai lebih," ucapnya.


Selain pendampingan terhadap mereka,..

Juga berharap adanya kemudahan pinjaman modal bagi mereka yang membutuhkan dalam rangka pengembangan usaha yang mereka lakukan.


"Ini juga penting. Sehingga usaha mereka terus berkembang. Dengan berkembangnya usaha mereka maka akan membawa dampak lain, bisa menambah tenaga kerja. Mangkanya pinjaman permodalan bunga murah harus difasilitasi pemerintah," ungkapnya.


Selain itu, kata Alimin, persoalan infrastruktur dikawasan daerah pemilihan VI juga masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat khususnya jalan Nasional maupun jalan propinsi yang menjadi jalan penghubung.


Menurtnya ketika dirinya menyapa masyarakat persoalan tersebut selalu dikeluhkan. Padahal keberadaan jalan ini juga menjadi salah satu faktor pengungkit perekonomian.


"Jalanan baik maka akan memperlancar distribusi barang. Distribusi barang lancar maka akan berdampak pada peningkatan perekomonian masyarakat juga khan," imbuhnya.


Dicontohkan oleh kader militan partai Golkar ini, jalan mulai kertosono - Kediri - Tulungagung banyak berlubang yg sangat membahayakan pengguna jalan. Selain menghambat laju distribusi barang perekonomian, jalan yangbrusak tersebut telah banyak memakan korban kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan fatal ada meninggal dunia.


"Hal ini saya harap benar benar menjadi prioritas pemerintah pusat dan pemprop jatim sebagai kewenangannya. Sebagai anggota yang dipercaya masyarakat daerah pemilihan VI saya akan terus kawal agar perbaikan segera direalisasikan," pungkasnya. (Arbil)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About