Sabtu, 04 Agustus 2018

DPRD DUKUNG REKSTRUKTURISASI NILAI TUKAR PETANI

DPRD dukung restrukturisasi nilai tukar petani di Jatim 

Kabarkini.co:Usulan gubernur Jatim Soekarwo untuk melakukan restrukturisasi Nilai Tukar Petani (NTP) di Jatim didukung oleh DPRD Jatim. Pasalnya saat ini kondisi petani di Jatim mulai menunjukkan peningkatan kesejahteraan.
“Berbagai terobosan dilakukan oleh Pemprv Jatim terus ditingkatkan oleh Pemprov sampai petani sejahtera. Jadi NTP petani sudah saatnya direstrukturisasi,”ungkap anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin di Surabaya, selasa (31/7).
Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan restrukturisasi ini penting dilakukan karena berdasarkan data BPS per Juni 2018 yang hanya menilai NTP dari proses on farm, saat ini posisi NTP petani masih berada di angka 105,50. Artinya, pendapatan petani masih dianggap rendah.
“Kepada BPS, kita harus melakukan rekonstruksi baru tentang NTP, sebab dengan indikasi NTP yang seperti itu, diasumsikan menjadi petani itu menderita, karna profil NTP-nya rendah. Padahal, sudah banyak petani yang sejahtera berkat hasil off farm-nya.” katanya.
Sekedar diketahui,Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengusulkan dilakukan restrukturisasi terhadap Nilai Tukar Petani (NTP). Alasannya, penilaian NTP dilakukan hanya pada proses on farm, padahal saat ini sudah banyak petani yang telah mengolah hasil pertaniannya hingga pada proses industri primer dan sekunder atau off farm.
Menurut pria yang akrab dipanggil pam de Karwo  ini, penilaian NTP sudah semestinya juga memperhitungkan proses off farm yang dilakukan petani. Ini karena sudah ada proses nilai tambah yang dilakukan petani terhadap hasil pertaniannya, baik itu proses primer, sekunder, bahkan tersier.
“Di Jatim, sekarang sudah tidak ada lagi gabah kering panen dijual oleh petani, tapi sudah pada posisi minimal gabah kering giling. Bahkan sudah ada petani yang bisa melakukan secara mandiri proses primer hingga tersier, mulai proses bahan baku, industri, pemasaran, dan jualan hingga ke Jepang” katanya.(Dee)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About