Sabtu, 18 Agustus 2018

Libatkan UMKM, DPRD Dorong Aset Bank Jatim Tembus Rp 100 Triliun

Surabaya – Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin berharap agar Bank Jatim dengan bertambah umur 57 tahun diharapkan mampu menambah asetnya diatas Rp 100 triliun. Pasalnya bank yang juga BUMD milik Pemprov ini telah menjadikan UMKM sebagai sumber pembiayaannya.

“Dilihat dari kemajuan Bank Jatim sampai saat ini, bukan tidak mungkin aset di atas Rp. 100 triliun bisa dicapai lebih cepat yaitu pada tahun 2022. Salah satu upaya adalah merangkul UMKM untuk menjadikan Bank Jatim sebagai salah satu sumber pembiayaan,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (18/8/2018).
Politisi asal Partai Golkar ini menjelaskan alasan UMKM harus dirangkul oleh perbankan khususnya Bank Jatim yaitu jumlahnya tiap tahun meningkat. Pada tahun 2006 dilakukan sensus, jumlah UMKM sebanyak 4,2 juta, kemudian meningkat pada tahun 2012 ada sebanyak 6,8 juta. Selanjutnya, pada sensus tahun 2016 meningkat lagi yaitu menjadi 9,59 juta UMKM di Jatim.
Selain itu keberadaan UMKM yang banyak juga berperan terhadap PDRB Jatim, di mana meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2012, UMKM menyumbang hanya 54,98 persen, dan saat ini naik menjadi 57,2 persen terhadap PDRB. Oleh sebab itu, dengan melihat capaian pada tahun 2017, menjadi kesempatan untuk biayai UMKM yaitu melalui potensi kredit.
“Ada sekitar Rp 1.161 triliun yang menunggu landing kredit dari perbankan. Dari angka tersebut, landing kredit yang diberikan bank sekitar Rp 52 triliun. “Masih ada ruang lebar sekali yang harus dilakukan, dan Bank Jatim harus menjadikan ini sebagai kesempatan emas,” tegasnya.
Pewarta: Setya N
Editor: GEndon Wibisono
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About