Minggu, 09 September 2018

Cocok Untuk Musim Kering, DPRD Dorong Produksi Kakao Di Jatim Ditingkatkan

Koranjatim.com  : Komisi B DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim untuk memperhatikan beberapa komoditi perkebunan dan pertanian dalam menghadapi kemarau panjang di Jatim. Menurut anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan ada beberapa komoditi  misalnya kakao yang memiliki prospek bagus dimaksimalkan di musim kering saat ini.
“Sentra pertanaman kakao pada Perkebunan Rakyat di Jawa Timur seluas 32.010 Ha terbagi atas Kabupaten Madiun 4.784 Ha, Pacitan 4.192 Ha, Trenggalek 3.975 Ha, Blitar 3.537 Ha, serta 18 kabupaten lain di Jawa Timur seperti Ponorogo, Malang dan lain – lain,”jelasnya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (7/9).
Mohammad Alimin mengatakan  produksi kakao pada Perkebunan Rakyat sebesar 14.730 Ton, dengan produktivitas rata-rata 913 kg/ha/tahun biji kering. Kondisi tanaman kakao yang tua/rusak (TT/TR) seluas 913 Ha, tanaman belum menghasilkan (TBM) seluas 14.752 Ha, dan Tanaman menghasilkan (TM) seluas 16.129 Ha.
“Dari kondisi tersebut maka ada harapan yang menarik untuk produksi kakao di Jawa Timur dengan tersedianya tanaman yang menghasilkan terlebih saat ini musim kering,”sambungnya.
Ditambahkan oleh politisi asal Partai Golkar ini, Kegiatan pengembangan kakao ini sangat diminati masyarakat karena harga komoditi yang dalam lima tahun ini relatif stabil, tidak dikenal musim berbuah serta teknik budidaya kakao yang relatif mudah dan memerlukan naungan sehingga oleh petani banyak ditanam di antara pertanaman yang telah ada sebelumnya.(Yudhie)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About