Minggu, 09 September 2018

Perekonomian Jatim Terganggu Karena Nilai Rupiah Melemah Terhadap Dollar AS, Ini Komentar DPRD Jatim

Koranjatim.com  : Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan pihaknya  mendorong agar Pemprov Jatim berinovasi dengan memanfaatkan bahan baku lokal untuk industry yang masih ketergantungan dengan bahan baku impor.
“Harus ada inovasi dan kreativitas dari Pemprov mencari cara lain agar bahan baku yang harus impor diganti dengan bahan baku lokal. Saya yakin kekayaan alam di Jatim ini melimpah sehingga pasti ada bahan baku tersebut,”ungkap politisi asal Partai Golkar ini di Surabaya, Minggu (2/9).
Mohammad Alimin mengatakan  diakui olehnya saat ini perekonomian di Jatim terganggu akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.”Meski melemah, tapi jangan sampai mengganggu perekonomian Jatim. Pemprov harus segera mencari jalan keluar,”jelas pria asal Tulungagung tersebut.
Sekedar diketahui, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan dampak dari melemahnya nilai rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat membuat perekonomian di Jatim terganggu. Hal ini dikarenakan harga kebutuhan impor untuk sector industry juga mengalami kenaikan.
Pria yang akrab dipanggil pak de Karwo ini  lalu mencontohkan produksi industry Jatim yang tergantung baha import adalah bahan baku pupuk berupa fluida, Jatim masih menambah impor dari Laos. “Pada saatnya dolomite bagus untuk bahan bakar pupuk. Pada saatnya pemerintah juga akan menggantikan kepala sawit bisa jadi bahan bakar seperti bensin,” pungkasnya.(wan)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

About