Minggu, 16 September 2018

KELAPA, TERKAIT NAWA CITA

*KELAPA, TERKAIT NAWA CITA*
Walau Mendukung, tetapi Tetap Kritis

(Sifatnya untuk mengingatkan) .

Contoh :

Program Jokowi JK, ketika jadi Presiden /Wk. Presiden, dengan *Nawa Cita*

Apa itu?
Nawa cita adalah 9 agenda prioritas nasional  .

Yang ke 6 : berbunyi :" Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing dipasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan  bangkit bersama bangsa Asia lainnya .

Penulis ambil ini dulu dan kita cocokkan dengan yang ada di masyarakat /rakyat banyak. Coba perhatikan komoditi kelapa, kedelai, padi, garam, gula, daging, *mana yang terbukti punya daya saing* ?

Penulis belajar bertani dan mengolah kelapa selama hampir 2 tahun, belum pernah sekalipun mendengar harga kelapa dari petani diluar Jawa Bagus.

Kelapa muda yang ada di swalayan Surabaya, Jakarta datangnya dari Thailand.

Intinya Jokowi JK, silahkan dukung Tetapi jangan nenjelekkan yang lain. Juga ketika dikritik jangan mbabi buta membela.Kita belajar obyektif /apa adanya  atau jujur.

Demikian pula sebaliknya silahkan dukung tahun 2019 ganti presiden, tetapi jangan menjelekkan Jokowi.

Ini namanya *obyektif*,yang kurang pada Jokowi ya diakui lalu diperbaiki,dan kalau diingatkan jangan marah , sebab kita ini harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan. Dewasa dalam bersikap di era demokrasi serta reformasi.

Salam hangat dari petani kelapa genjah Tulungagung, 15 September 2018.

Ayo berkarya nyata, nyata nyata berkarya untuk bangsa. 💪💪👍👍😄😄✍🙏
Share:

Minggu, 09 September 2018

PERLUNYA PEMILU YANG BERSIH DAN BERBOBOT

KORANJATIM.COM : Pemilihan umum bukanlah tujuan akhir. Apalagi dalam rangka upaya menemukan wakil rakyat yang benar benar jujur dan ikhlas.Wakil rakyat yang punya kemampuan untuk mengemban tugas keterwakilan kepentingan rakyat melalui misi nya.

Pertanyaan politik yang menjadi gunjingan selama ini adalah *apakah sebanding antara harapan masyarakat konstituen dengan layanan setelah menjadi DPR, DPRD*?

Jawaban nya ada :
1.Bila konstituen ketika pemilu memilihnya berdasarkan uang dari calon, maka ya sudah sesuai. Karena suara nya memang dijual seharga hari itu ia nyoblos.
Calon yang jadi DPR, DPRD,  sudah bebas dari janjinya Wong sudah mengeluarkan uang banyak untuk ongkos jadi Dewan.
Adapun setelah jadi DPR, DPRD, bingung mencari *pulihan*/ ongkos tersebut kemudian tentu memikirkan dirinya sendiri.Itu juga menjadi masalah tak lagi berpikir untuk rakyat, dan itulah yang banyak terjadi.

2).Bila konstituen memilih calon nya DPR, DPRD berdasarkan ingin cari pemimpin yang baik, dengan ikhlas mencoblos, sedangkan calon DPR, DPRD mengeluarkan uang sewajarnya untuk peralatan kampanye, itulah harapan sekiranya bisa diharapkan.

Maka saat calon mendaftar Di KPU, ditanya oleh KPU melalui formulir PAKTA INTEGRITAS :
1,Apa motivasi anda mencalonkan DPR, DPRD?
2).Apa sasaran dan target anda setelah terpilih menjadi DPR, DPRD?

Ini perlu dicermati dan ditagih oleh para pemilih  dan tentunya Badan Pengawas Pemilu ikut berperan mengedukasi masyarakat pemilih.

Sekarang mestinya rakyat pemilih sudah harus mampu mengambil hikmah dari pengalaman setiap 5 tahunan pemilu. Apa yang berubah dari kehidupan nya, masyarakatnya, dari sudut kesjahteraannya (ekonomi). Dari sudut biaya sekolah (pendidikan). Dari sudut lapangan pekerjaan, semua bisa dapat kerjaan apa tidak. Dari sudut kesehatan, bagaimana bila sakit, biaya berobat, layanan rumah sakit. Dari sudut keamanan, kedamaian, kebebasan berkumpul, berpendapat, ketertiban masyarakat. Dari sudut layanan keadilan hukum, mencari adil, kesetaraan derajat, hak hak azasi manusia.

Nah masyarakat sebenarnya dan seharusnya terdidik secara tidak langsung untuk paham memilih mana calon yang baik dan mana calon yang busuk.

Partai politik mempunyai tanggung jawab moral terhadap pendidikan para kadernya yang didaftarkan menjadi Calon DPR, DPRD, apabila tidak ber *kualitas*.
Demikian pula apabila para pemilih masih belum ikhlas dan cerdas dalam memilih pemimpin di tahun 2019 bulan April nanti, maka dipastikan negara ini akan lebih buruk.

#ayo pilih tanpa transaksi jual suara.

Wakil ketua partai GOLKAR Tulungagung.
Share:

Cocok Untuk Musim Kering, DPRD Dorong Produksi Kakao Di Jatim Ditingkatkan

Koranjatim.com  : Komisi B DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim untuk memperhatikan beberapa komoditi perkebunan dan pertanian dalam menghadapi kemarau panjang di Jatim. Menurut anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan ada beberapa komoditi  misalnya kakao yang memiliki prospek bagus dimaksimalkan di musim kering saat ini.
“Sentra pertanaman kakao pada Perkebunan Rakyat di Jawa Timur seluas 32.010 Ha terbagi atas Kabupaten Madiun 4.784 Ha, Pacitan 4.192 Ha, Trenggalek 3.975 Ha, Blitar 3.537 Ha, serta 18 kabupaten lain di Jawa Timur seperti Ponorogo, Malang dan lain – lain,”jelasnya saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (7/9).
Mohammad Alimin mengatakan  produksi kakao pada Perkebunan Rakyat sebesar 14.730 Ton, dengan produktivitas rata-rata 913 kg/ha/tahun biji kering. Kondisi tanaman kakao yang tua/rusak (TT/TR) seluas 913 Ha, tanaman belum menghasilkan (TBM) seluas 14.752 Ha, dan Tanaman menghasilkan (TM) seluas 16.129 Ha.
“Dari kondisi tersebut maka ada harapan yang menarik untuk produksi kakao di Jawa Timur dengan tersedianya tanaman yang menghasilkan terlebih saat ini musim kering,”sambungnya.
Ditambahkan oleh politisi asal Partai Golkar ini, Kegiatan pengembangan kakao ini sangat diminati masyarakat karena harga komoditi yang dalam lima tahun ini relatif stabil, tidak dikenal musim berbuah serta teknik budidaya kakao yang relatif mudah dan memerlukan naungan sehingga oleh petani banyak ditanam di antara pertanaman yang telah ada sebelumnya.(Yudhie)
Share:

DPRD Jatim Dukung Pemerintah Tunda Kenaikan BBM

Koranjatim.com : DPRD Jatim mendukung langkah pemerintah yang menunda kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pasca-melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS. 

Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan pihaknya memberikan apresiasi terhadap pemerintah yang menunda kenaikan BBM .

"Saat ini sangat tidak pas untuk menaikkan BBM ditengah melemahnya nilai rupiah terhadap dollar AS," ungkapnya di Surabaya, Kamis (6/9).

Politisi asal Tulungagung ini menambahkan kenaikan BBM bukanlah sebuah solusi bagi upaya antisipasi kenaikan nilai dollar tersebut.

"Sebaiknya pemerintah berinovasi dengan membuat kebijakan lainnya. Jangan menaikkan BBM karena dengan menaikkan BBM, perekonomian khususnya di Jatim akan terpuruk," jelasnya.

Politisi asal Golkar ini mengungkapkan penerimaan negara di subsektor minyak dan gas bumi (migas) menunjukkan capaian angka positif pada semester I 2018, sehingga tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

"Lebih baik membuat kebijakan lainnya, jangan menaikkan BBM," cetusnya.

Diketahui, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan bahwa sampai semester pertama tahun ini, penerimaan negara lebih baik dari periode yang sama tahun lalu. 

"Penerimaan negara di subsektor Migas pada semester I/2018 lebih baik, bahkan lebih besar sekitar US$1,89 miliar dibandingkan semester pertama tahun lalu. Bahkan, setelah dikurangi tambahan subsidi solar tahun ini, angkanya masih positif," kata Jonan.

Dengan adanya faktor tersebut, Jonan pun menganggap pemerintah tidak merencanakan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat. "Pemerintah tidak merencanakan kenaikan harga BBM dalam waktu dekat," tegasnya. (wahyu/bus)
Share:

Perekonomian Jatim Terganggu Karena Nilai Rupiah Melemah Terhadap Dollar AS, Ini Komentar DPRD Jatim

Koranjatim.com  : Anggota Komisi B DPRD Jatim Mohammad Alimin mengatakan pihaknya  mendorong agar Pemprov Jatim berinovasi dengan memanfaatkan bahan baku lokal untuk industry yang masih ketergantungan dengan bahan baku impor.
“Harus ada inovasi dan kreativitas dari Pemprov mencari cara lain agar bahan baku yang harus impor diganti dengan bahan baku lokal. Saya yakin kekayaan alam di Jatim ini melimpah sehingga pasti ada bahan baku tersebut,”ungkap politisi asal Partai Golkar ini di Surabaya, Minggu (2/9).
Mohammad Alimin mengatakan  diakui olehnya saat ini perekonomian di Jatim terganggu akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.”Meski melemah, tapi jangan sampai mengganggu perekonomian Jatim. Pemprov harus segera mencari jalan keluar,”jelas pria asal Tulungagung tersebut.
Sekedar diketahui, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan dampak dari melemahnya nilai rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat membuat perekonomian di Jatim terganggu. Hal ini dikarenakan harga kebutuhan impor untuk sector industry juga mengalami kenaikan.
Pria yang akrab dipanggil pak de Karwo ini  lalu mencontohkan produksi industry Jatim yang tergantung baha import adalah bahan baku pupuk berupa fluida, Jatim masih menambah impor dari Laos. “Pada saatnya dolomite bagus untuk bahan bakar pupuk. Pada saatnya pemerintah juga akan menggantikan kepala sawit bisa jadi bahan bakar seperti bensin,” pungkasnya.(wan)
Share:

Senin, 27 Agustus 2018

Dipaksa Bubar,Aksi #2019Ganti Presiden Di Surabaya Batal Digelar


Dipaksa Bubar,Aksi #2019Ganti Presiden Di Surabaya Batal Digelar

19 Views


Surabaya-Deklarasi #2019 Ganti Presiden dibubarkan paksa pihak Polda Jatim. Aksi tersebut juga ditolak oleh elemen masyarakat yang mengatasnamakan Arek Suroboyo dan Bela NKRI.
“Jangan berbuat macam-macam di Surabaya. Biarkan kondusif,”ungkap Siti Rohayati, salah satu peserta aksi dari elemen Arek Suroboyo, Minggu, (26/8).
Siti berharap pihak kepolisian membubarkan aksi tersebut karena mengganggu ketentraman masyarakat Surabaya.” Ra usah macem-macem nang Suroboyo,”jelasnya.
Sedangkan pihak peserta aksi#2019 Ganti Presiden, Mohammad Ferry mengatakan pihaknya menyayangkan adanya pembubaran tersebut. Alasannya, karena kebebasan pendapat dalam menyalurkan aspirasi di muka umum sudah di atur oleh UU. “Jadi tak ada dasar hukumnya kalau kami dilarang menggelar aksi. Polisi telah melanggar UU itu,”tandasnya. (yudhie)

Share:

Gencar Sosialisasi Ke Masyarakat, Politisi Golkar Ini Optimis Jokowi-Ma’ruf Amin Menang Tebal Di Tulungagung

Surabaya- Partai Golkar tampaknya terus menggenjot seluruh kadernya di daerah untuk memenangkan paslon capres yang diusungnya yaitu Jokowi-Ma’ruf Amin. Di Tulunggagung misalnya, politisi partai Golkar Mohammad Alimin terus menyosialisasi paslon tersebut.

“ Kami optimis paslon capres Jokowi-Ma’ruf Amin akan menang tebal di Tulungagung dan sekitarnya. Antusias masyarakat terhadap paslon tersebut sangat baik sekali,”ungkapnya saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (27/8).

Pria yang juga anggota DPRD Jatim ini mengatakan dirinya bersama elemen Partai Golkar di Tulungagung sudah turun ke masyarakat untuk mensosialisasi Jokowi-Ma’ruf Amin. “ Hampir 24 jam semuanya mendekati dan membaur dengan masyarakat demi Jokowi-Ma’ruf Amin,”jelasnya.

Ditambahkan oleh Mohammad Alimin, partai Golkar sangat serius untuk memenangkan capres tersebut, mengingat capres Jokowi-Ma’ruf Amin dinilai mampu untuk memimpin  Indonesia. “ Banyak prestasi dan hasil yang dibuat selama pak Jokowi memimpin Indonesia. Oleh sebab itu Partai Golkar sangat yakin kalau rakyat akan memilih Jokowi untuk dua periode,”tandasnya. (Yudhie
Share:

About